Sejarah

SEJARAH

Mahadewa University

SEJARAH PERKEMBANGAN INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PGRI BALI

IKIP PGRI Bali merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bali, didirikan pada tanggal 25 Agustus 1983 dan diresmikan secara langsung oleh oleh Gubernur Bali saat itu Prof. DR. Ida Bagus Mantra bertempat di Gedung Ksiarnawa Taman Budaya Denpasar. IKIP PGRI Bali berbentuk Badan Hukum dengan Akta Notaris Nomor 19 Tahun 1987 dan Akta Notaris Nomor 36 Tahun 2006 tentang Akta Perubahan oleh Pejabat Notaris N. Pryatma, SH.  Sebagai Badan Hukum IKIP PGRI terus mengembangkan dirinya dan bergerak maju membangun dunia pendidikan khususnya di Bali. Sebagai badan pendiri berdasarkan Akta tersebut adalah (1) Drs. I Gusti Agung Gede Oka (saat itu sebagai Kepala Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Provinsi Bali dan Ketua Umum PGRI Provinsi Bali); (2) Drs. Redha Gunawan (saat itu sebagai Anggota DPRD Provinsi Bali, dan Sekretaris Umum PGRI Provinsi Bali); (3) I Gusti Ngurah Oka (saat itu sebagai Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Denpasar Selatan, dan Sekbid. Sekolah Swasta PGRI Provinsi Bali); (4) Drs. I Gusti Bagus Arthanegara (saat itu sebagai Kepala Depdikbud Kabupaten Tabanan dan Wakil Sekretaris Umum PGRI Provinsi Bali).

Spirit mendirikan IKIP PGRI Bali dilandasi oleh kepedulian organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terhadap peningkatan kualitas pendidikan terutama dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan Guru-Guru di Bali yang sebagian besar berkualifikasi pendidikan Sekolah Pendidikan Guru (SPG), Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) dan Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Atas (PGSLA). Selain itu juga untuk memfasilitasi para tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memiliki keinginan kuat menjadi Guru. Pada tahun 1980 an, jumlah Perguruan Tinggi penyelenggara program pendidikan Strata 1 bidang Pendidikan Keguruan di Bali sangat sedikit. Apabila ingin melanjutkan studi S1, harus menempuh studi di FKIP UNUD yang belokasi di Singaraja atau ke luar daerah. Guru-Guru di daerah Bali Selatan (Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, dan Kelungkung) tentu akan terganggu dalam menempuh studi sambil menunaikan tugas pokok mengajar di sekolahnya. Oleh karena itu maka PGRI Provinsi Bali tergerak mendirikan Perguruan Tinggi yang dapat memfasilitasi Guru-Guru di Bali Selatan untuk melanjutkan studi ke jenjang S1 dan memungkinkan melaksanakan tugas pokok mengajarnya. Pada awal berdirinya IKIP PGRI Bali, jadwal pelaksanaan perkuliahaan semua jurusan ditetapkan pada sore hari yaitu mulai jam 17.30 Wita, dengan tujuan agar pelaksanaan tugas pokoknya tidak terganggu.

Start
road to horizon

#1 Awal Berdiri

Pada saat berdiri, IKIP PGRI Bali memiliki enam (6) Fakultas dengan sebelas (14) Jurusan dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 13 Mei 1986, Nomor:  0358/0/1986. Adapun enam Fakultas dan sebelas Jurusan tersebut meliputi:

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dengan empat Jurusan yaitu Bimbingan dan Konseling (BK), Pendidikan Luar Sekolah (PLS), dan Administrasi Pendidikan (AP).
  2. Fakultas Pendidikan Teknik Kejuruan (FPTK) dengan satu Jurusan yaitu Pendidikan Kesejahtraan Keluarga (PKK).
  3. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) dengan empat Jurusan yaitu Jurusan (a) Pendidikan Bahasa Indonesia; (b) Pendidikan Bahasa Daerah, (c) Pendidikan Seni Tari Drama dan Musik, dan (d) Pendidikan Seni Rupa.
  4. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) dengan dua Jurusan yaitu (a) Pendidikan Sejarah, dan (b) Pendidikan Ekonomi.
  5. Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan (FPOK) dengan dua Jurusan yaitu (a) Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan, dan (b) Pendidikan Kepelatihan.
  6. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) dengan dua Jurusan yaitu Jurusan (a) Pendidikan Matematika, dan (b) Pendidikan Biologi.

            Penyelenggaraan proses pembelajaran di IKIP PGRI Bali telah berlangsung sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada Dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila, UUD 1945, sehingga pada tanggal 25 Agustus 1988 telah berhasil menyelenggarakan Wisuda Sarjana pertama dengan jumlah wisudawan sebanyak 113, dihadiri oleh Gubernur Bali Prof. Dr. Ida Bagus Oka dan anggota Muspida Bali yang bertempat di Kampus IKIP PGRI Bali, alamat Jalan Seroja, Tonja Denpasar Bali.

1989

#2 Perjalanan IKIP PGRI Bali selanjutnya yaitu tahun 1989

Perjalanan IKIP PGRI Bali selanjutnya yaitu tahun 1989 terjadi penggabungan jurusan yaitu Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Pendidikan Bahasa Daerah Bali menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah. Pada tahun 1994 selaras dengan perubahan Kurikulum Pendidikan Sekolah Menengah, dilakukan penyederhanaan mata pelajaran dimana mata pelajaran Pendidikan Kesejahtraan Keluarga (PKK) dihapus sebagai mata pelajaran sehingga sejak tahun 1994 FPTK pada Jurusan PKK tidak lagi menerima mahasiswa. Dengan demikian selama kurun waktu 1989-1994 terjadi pengurangan jumlah Fakultas yang semula enam (6) menjadi lima (5) dan pengurangan jumlah jurusan, semula sebelas (11) Jurusan menjadi Sembilan (9). Adapun lima Fakultas dan Sembilan Jurusan tersebut meliputi:

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP): Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan
  2. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS): Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan, Jurusan Pendidikan Seni Tari Drama dan Musik.
  3. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS): Jurusan Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan Dunia Usaha
  4. Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan (FPOK): Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan.
  5. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA): Jurusan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Biologi.
2002

#3 Pada tahun 2002-2010 IKIP PGRI Bali membuka Program Akta Mengajar IV

Pada tahun 2002-2010 IKIP PGRI Bali membuka Program Akta Mengajar IV melalui Consecutive model, dengan tujuan membantu para lulusan Perguruan Tinggi non-kependidikan yang akan atau telah menjadi guru sehingga memiliki kompetensi mengajar sesuai dengan standar kurikulum Program Mengajar Akta IV. Program tersebut berlangsung intensif selama dua semester, sebagai ketua Program Akta Mengajar IV yaitu Drs. Made Darmana, M.Pd., dan telah berhasil mewisuda sebanyak 1144 lulusan. Pada tahun 2004-2010, IKIP PGRI Bali juga telah membuka program studi baru yaitu Program Diploma dua (D2) Pendidikan Guru Taman Kanak Kanak (PGTK), sebagai Ketua Program Studi Diploma dua (D2), Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum,  telah berhasil mewisuda sebanyak 1746 orang. Memasuki era tahun 2010 an, IKIP PGRI Bali mendapatkan perpanjangan ijin oprasional dengan Surat Keputusan oleh Koordinator Koopertis Wilayah VIII, dengan nomor 4382/D/T/K-VIII/2010 tanggal 10 November 2010. Menyelaraskan dengan perubahan Kurikulum Pendidikan di Indonesia yang memberlakukan Kurikulum Berbasis Kompetensi hingga memasuki Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013 serta menyesuaikan dengan kebutuhan pasar, khususnya dalam penyediaan guru mata pelajaran yang diberlakukan di sekolah Menengah, maka dilakukan peninjauan kurikulum di masing-masing jurusan dan terdapat beberapa perubahan nomenklatur jurusan, diantaranya yaitu:

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP): Jurusan/Program Studi Bimbingan dan Konseling
  2. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS):Jurusan/Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan/Program Studi Pendidikan Sastra Bali, Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Jurusan Pendidikan Seni Tari Drama dan Musik.
  3. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS): Jurusan Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan Ekonomi.
  4. Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan (FPOK): Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.
  5. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA): Jurusan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Biologi.
Akreditasi

#4 Akreditasi Program Studi dan Akreditasi Perguruan Tinggi 

Perkembangan dalam Akreditasi Program Studi dan Akreditasi Perguruan Tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), selama tiga periode Akreditasi semua Jurusan/Program Studi yang ada di IKIP PGRI Bali telah terakreditasi dengan peringkat B (Baik). Pada periode tahun 2018 selain memperoleh peringkat B (Baik),  terdapat dua (2) Program studi memperoleh peringkat A (unggul) yaitu Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Prodi. Pendidikan Bahasa Bali dan Program Studi Pendidikan Seni Tari Drama dan Musik. Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) IKIP PGRI Bali sejak tahun 2016 oleh BAN PT mendapatkan peringkat B (Baik), berdasarkan Keputusan BAN PT No. 0036/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2016.

Badan Penyelenggara Yayasan

#4 YPLP PT IKIP PGRI

IKIP PGRI Bali merupakan Lembaga Pendidikan Tinggi di bawah naungan Badan Penyelenggara Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (YPLP PT IKIP PGRI) Bali yang dipimpin secara berturut-turut sebagai Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali yaitu Drs. Redha Gunawan, Bendahara: Drs. Made Musna, BA. dan Sekretaris: I Gusti Ngurah Oka. Sebagai lembaga pendidikan tinggi IKIP PGRI Bali berlandaskan pada karakter multicultural sehingga menjadi wahana yang sangat baik bagi generasi muda dalam menyiapkan diri menjadi pribadi cerdas, trampil, mandiri, bercitra, sikap yang berlandaskan pada semangat nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, serta menjaga kutuhan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pola  kepemimpinan IKIP PGRI Bali  berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, sejak berdiri pada tahun 1983, struktur kepemimpinan IKIP PGRI Bali yang pertama kali adalah sebagai berikut:

Rektor                         : Drs. I Gusti Agung Gede Oka.

Pembantu Rektor I      : Drs. I Gusti Ngurah Gorda

Pembantu Rektor II     : Drs. Redha Gunawan

Pembantu Rektor III    : Drs. A.A. Gde Raka

Dekan FIP                    : Drs. Bratha Subawa

Dekan FPOK                : Drs. N Sutarjana

Dekan FPIPS                : Drs. I Gusti Bagus Arthanegara

Dekan FPBS                 : I Gusti Ngurah Supartha, S.S.T.

Dekan FPMIPA            : Drs. Putu Sedana

Dekan FPTK                 : Drs. I Gusti Ngurah Sukanta

 Sejak tahun 1988 sebagai Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali adalah Drs. I Gusti Bagus Arthanegara, Sekretaris: I Gusti Ngurah Oka dan Bendahara: Drs. I Made Musna. Pejabat Rektorat pada periode tersebut, sebagai Rektor: Drs. Redha Gunawan, Pembantu Rektor 1, 2 dan 3 berturut turut adalah Drs. Beratha Subawa, Drs. I Gusti Ketut Anom, Drs. I Gusti Bagus Ardana Adnya. Pada periode 1992-1996 kepemimpinan di IKIP PGRI Bali baik struktur YPLP PT IKIP PGRI Bali maupun Rektorat tidak mengalami perubahan. Pada periode berikutnya yaitu pada 1996-2000, pengurus YPLP PT IKIP PGRI Bali tidak terdapat perubahan dalam struktur kepungurusan, namun terjadi regenerasi pada struktural di tingkat Rektorat, sebagai pejabat Rektor adalah Drs. Redha Gunawan, M.M dengan para Pembantu Rektor 1, 2, dan 3 berturut-turut adalah Drs. I Putu Karpika, M.Si; Drs. I Gusti Ketut Anom, M.Hum.; Drs. I Wayan Citrawan, M.Pd. Pada periode berikutnya yaitu 2000-2007 baik kepengurusan YPLP PT IKIP PGRI Bali dan Pejabat Struktural Rektorat tidak ada perubahan. Periode tahun 2007-2010 terjadi beberapa perubahan struktur kepengurusan baik pada struktural YPLP PT IKIP PGRI Bali maupun pejabat struktural di tingkat Rektorat sebagai berikut, pengurus YPLP PT IKIP PGRI Bali secara berturut-turut yaitu Pembina: Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd; Ketua: Drs. I Gusti Bagus Arthanegara, S.H., M.Pd dan Sekretaris: I Gusti Ngurah Oka, S.H. Pejabat Rektorat yaitu sebagai Rektor: Drs. Redha Gunawan, M.M., Pembantu Rektor I: Drs. I Putu Karpika, M.Si; Pembantu Rektor II Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum; Pembantu Rektor III: Drs. I Wayan Citrawan, M.Pd. Pada periode 2010-2015 struktur kepengurusan YPLP PT IKIP PGRI Bali tidak terjadi perubahan atau tetap, terjadi regenerasi pada struktur pejabat Rektorat dimana sebagai Rektor: Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum, Pembantu Rektor I: Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., Pembantu Rektor II: Drs. I Dewa Putu Juwana, M.Pd., Pembantu III: Dr. Drs. I Wayan Citrawan, M.Pd. Periode berikutnya yaitu 2015-2019 tidak terjadi perubahan struktur kepengurusan baik pada tingkat YPLP PT IKIP PGRI Bali maupun pejabat Struktural di Rektorat. Memasuki periode 2019-2023 terjadi sedikit perubahan pada sruktur Pengurus YPLP PT IKIP PGRI Bali sebagai berikut yaitu:

Pembina                      : Drs. A.A. Gde Priadi, I Gusti Ayu Mas Sri Apsari, S.H., M.H.

Ketua                           : Drs. I Gusti Bagus Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd.

Wakil Ketua                 : Drs. I Made Musna.

Sekretaris                    : I Gusti Ngurah Oka, S.H.

Wakil Sekretaris          : Drs. I Dewa Putu Juwana, M.Pd.

Bendahara                  : Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum.

Anggota                       : Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., Drs. Made Pastika

Pengawas                    : Nyoman Dudy Gunarsa, S.T, I Gusti Ayu Diah Utari, SE., M.Si., Ak.C.A.

Sedangkan struktural Rektorat dengan adanya penambahan dalam struktur sesuai dengan kebutuhan pengembangan Perguruan Tinggi mendesak diperlukan Wakil Rektor yang menangani bidang kerjasama dengan Perguruan Tinggi/Badan/Institusi di luar IKIP PGRI Bali. Pejabat Rektor pada periode ini sebagai berikut, Rektor: Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum; Wakil Rektor I: Drs. I Nengah Suka Widana, M.Si.; Wakil Rektor II: Dr. Drs. I Wayan Sudiarsa, M.Si.; Wakil Rektor III: Dr. Drs. I Wayan Citrawan, M.Pd.; dan Wakil Rektor IV: Drs. I Dewa Putu Juwana, M.Pd.

Demikian sejarah singkat IKIP PGRI Bali, semoga ke depan IKIP PGRI Bali selalu dipercaya oleh masyarakat dalam mengemban tugas mencetak calon guru yang berkualitas dan signifikan dalam memajukan bidang pendidikan di Indonesia, melalui pembangunan sumberdaya manusia yang handal berbasis budaya dan sistem Informasi.