Made Suarta Nahkodai Mahadewa University

Pelantikan-fajar-Bali
Berita Kampus

Made Suarta Nahkodai Mahadewa University

DENPASAR – fajarbali.com | Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum., dilantik dan dikukuhkan menjadi Rektor Universitas Mahadewa Indonesia atau di kalangan milenial dikenal dengan Mahadewa University periode 2020-2024. Ketika Mahadewa University masih berstatus IKIP PGRI Bali, Suarta juga dipercaya menjabat rektor.

Menariknya, pelantikan yang bertempat di Auditorium Redha Gunawan, kampus setempat itu bertepatan dengan Hari Raya Tumpek Landep, Sabtu (18/7/2020). Umat Hindu Bali meyakini, Tumpek Landep adalah hari baik memohon ketajaman pikiran kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sebelum dilantik, rektor beserta pegawai struktur mengikuti prosesi Majaya-jaya. 

Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP-PT) IKIP PGRI Bali yang menaungi Mahadewa University, Drs. IGB Arthanegara, SH., M.Pd., mengungkapkan, dipilihnya Suarta sebagai rektor berdasarkan hasil keputusan rapat yayasan, berdasarkan kajian panjang.

“Pak Suarta merupakan alumni IKIP PGRI Bali angkatan pertama, dan melihat dedikasi selama menjadi Rektor IKIP PGRI Bali,” kata IGB Arthanegra. Menurutnya, selama menjabat, Suarta selalu mengedepankan kedisiplinan, kerja keras, kerja iklas dan tuntas. Sehingga kepemimpinannya masih diperlukan dalam rangka memajukan Mahadewa University.

Selain itu, IGB Arthanegra melanjutkan, komitmen dari sosok seniman tradisi tersebut tidak diragukan lagi, terutama saat berjuang menaikkan status dari institut ke universitas. Semua itu berhasil dilewati dan sekarang tinggal menjalani. “Kami mempercayai beliau (Suarta) untuk memimpin universitas ini. Mudah-mudahan apa yang menjadi harapan kita bersama mampu tercapai kedepan,” ujar IGB Arthanegara.

Lebih lanjut, IGB Arthanegra mengaku perubahan status IKIP PGRI menjadi Mahadewa University bertepatan dengan rangkaian momen-momen sakral, misalnya Surat Keputusan (SK) dari Kemendikbud saat Hari Saraswati, Soma ribek, Pagerwesi dan pada Tumpek Landep, melaksanakan pelantikan Rektor. 

“Semoga dihari yang baik menurut kepercayaan Hindu, dipercaya sebagai hari ketajaman pikiran, sehingga Rektor yang dilantik juga memiliki ketajaman berpikir dalam mengemban tugasnya,” harapnya.

Sementara Rektor Suarta mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas dilantiknya untuk mengemban jabatan di Mahadewa University. Pria yang memimpin sejumlah organisasi ini mengaku akan membayar kepercayaan yayasan dengan bekerja lebih maksimal dari sebelumnya. “Pencapaian harus bersifat progresif. Tidak boleh turun atau sama dari sebelumnya, karena itu tanda kemunduran,” kata Suarta.

Karena Mahadewa University baru terbentuk, ia bakal menggencarkan sosialisasi ke masyarakat bahwa Mahadewa University merupakan bagian yang tak terpisahkan dari IKIP PGRI Bali, atau masih berlabel kampus pencetak calon guru profesional. 

Suarta menambahkan, tak banyak yang berubah dalam menjalankan roda kepemimpinannya kedepan. Prinsip empat kecerdasan, meliputi Kecerdasan Spiritual, Intelektual,  Emosional dan  
Sosial masih menjadi landasan utamanya. Terlebih transformasi dari institut menjadi universitas adalah perubahan menuju arah yang lebih baik, karena lebih leluasa bergerak dan memberikan multi disiplin ilmu.

Program kerja jangka pendek yang mendesak dilakukan adalah migrasi data dan mereformasi hal-hal yang berkaitan dengan IKIP PGRI Bali dahulu seperti visi-misi dan kurikulum.

“Hal utama yang kami ingin lakukan adalah migrasi data secepat mungkin, agar Universitas Mahadewa ini mampu menyatu dengan Universitas lainnya di bawah Kemendikbud,” pungkas Suarta. 

Untuk diketahui, Mahadewa University adalah penggabungan IKIP PGRI Bali dengan STIMIK Denpasar. Lokasi kampus tetap berada di Jalan Seroja, Kelurahan Tonja, Denpasar. Saat ini, Mahadewa University mengelola 13 program studi dan telah membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru. (Gde)

 

Artikel ini dimuat di harian online Fajar Bali edisi Sabtu 18 Juli 2020 di link berikut:

https://www.fajarbali.com/pendidikan/9831-made-suarta-nahkodai-mahadewa-university