Untuk Pembelajaran Berbasis Hasil Penelitian FPIPS IKIP PGRI Bali Gelar Seminar Akademik

Seminar akademik pembelajaran berbasis hasil-hasil penelitian yang digelar Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) IKIP PGRI Bali mendapat spirit akademik oleh mahasiswa program studi (prodi), pendidikan ekonomi dan pendidikan sejarah semester V dan semester VI, serta dosen-dosen. Seminar ini untuk mendongkrak kualitas seblum calon-calon guru mengaplikasikan ilmu pengetahuan di dunia pendidikan kelak.
Seminar yang dibuka Rektor IKIP PGRI, Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum, dan dilangsungkan di gedung Redha Gunawan IKIP PGRI Bali, Kamis menghadirkan pembicara, Prof. Dr. Nyoman Dantes, dengan judul makalah, “Kerangka Dasar Penelitian Kuantitatif”. Pada seminar hari ini, juga dihadiri Pembantu Rektor (PR) I, Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si, Dekan FPIPS, Drs. Dewa Alit, M.Pd serta sejumlah lainnya PR dan dekan.
Seusai membuka seminar akademik, Rektor IKIP PGRI Bali, I Made Suarta, mengatakan, seminar ini wajib hukumnya untuk digelar dan diikuti mahasiswa, karena seminar ini bagian dari upaya inovasi untuk membangun akademik. Melalui seminar tersebut, mahasiswa diberikan diberi kesempatan untuk menggali hal-hal yang baru, serta berkesempatan untuk mengemukkakan masalah-masalah yang dihadapi dan mencari solusi di bidang akademis dalam upaya memperjelas penelitian kuantitatif. Selain itu mahasiswa juga semakin terarah dan ujung-ujungnya peningkatan kualitas, karena wawasan mahasiswa semakin diperluas melalui seminar.
Penelitian kuantitatif berskala lokal ini, kata Suarta tentang tindakan kelas yakni bagaimana guru mengajar di depan kelas. Oleh karena itu harapan ke depan, seminar kedepan akan ditingkatkan dan mahasiswa terus dimotivasi Suarta agar terus meningkatkan ssemangat penelitian . selain berskala lokal, juga akan ditingkatkan seminar berskala nasional, dengan mendatangkan pakar-pakar sesuai bidangnya. Khusus untuk skala lokal jumlah seminar yang digelar 20kali, skala nasional 2 kali dan skala internasional 1 kali.
Sementara itu, dekan FPIPS, Dewa Made Alit mengutarakan, mahasiswa bagian dari masyarakat ilmiah harus bisa meneliti ketika membuat tugas akhir, karena menjadi guru dituntut karya tulis untuk jenjang kepangkatan. Untuk itu segi keilmuan perlu ditambah. Digelarnya seminar, mahasiswa ditantang terhadap sesuatu yang baru. Materi yang disajikan pemakalah pada seminar bisa dijadikan pedoman untuk penulisan karya ilmiah dan refrensi. Sebaiknya seminar serupa dilaksanakan setiap semester, sehingga dapat mendatang dosen tamu atau dosen ahli, harapnya.
Pemakalah Nyoman Dantes dalam makalahnya antara lain mengetengahkan, penelitian ilmiah bertujuan untuk mempelajari atau menemukan hubungan antara dua variable atau lebih yakni, hubungan non kausal dan causal. Hubungan non kausal dipelajari atau diteliti melalui metode deskriptif, sedangan hubungan kausal diselidiki melalui metode eksperimen.

(2014; Fajar bali)

Berikan Komentar