Tingkatkan Kinerja Dosen, IKIP PGRI Bali Gelar DPA

Untagbk

Rektor IKIP PGRI Bali diwakili Wakil Rektor I, Drs. I Wayan Pande Bawa, M.Si., membuka acara sosialisasi peningkatan kinerja Dosen Pembimbing Akademik (DPA) yang berlangsung di Gedung Auditorium Redha Gunawan. Jumat (17/2).

Dalam acara yang diikuti seluruh dosen PA PNS dan dosen yayasan di lingkungan IKIP PGRI Bali, IKIP PGRI Bali menghadirkan narasumber dari Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya.

“Adapun tujuan dilaksanakan sosialisasi ini adalah untuk menjelasakan pentingnya tugas pokok menjadi seorang dosen. Dan seperti apa fungsi akademik nantinya dalam membimbing mahasiswa di lingkungan IKIP PGRI Bali,” terang Pande Bawa.

Menurutnya, dalam membimbing mahasiswa yang paling dibutuhkan adalah komunikasi. Jika komunikasi lancar, maka permasalahan yang selama ini dihadapai baik oleh mahasiswa maupun dosen pembinanya akan bisa cepat teratasi.

“Selain itu, antara dosen dan mahasiswa musti dipupuk rasa saling menghargai, saling menerima, dan saling mempercayai agar tercipta keharmonisan nantinya,” paparnya.

Sementara narasumber dari Untag Surabaya, Dr. Amanda Pasca Rini, S.Psi.,M.Psi., mengatakan bahwa menjadi seorang dosen harus sabar, terbuka, dan memahami betul apa yang menjadi keinginan mahasiswa. Pasalnya mahasiswa yang diinginkan selama mengikuti perkuliahan adalah bisa mendapatkan ilmu yang lebih baik untuk selanjutnya bisa dipergunakan atau diterpakan di masyarakat.

Kepala Konseling Centre Untag Surabaya ini menjelaskan, semua dosen wajib menjadi DPA. Karena yang dihadapi dosen adalah mahasiswa dalam proses belajar mengajar sehingga harus tahu perkembangan anak didiknya.

“Karena dosen memiliki tanggungjawab kepada mahasiswa, yakni lulus tepat waktu, memotivasi pada saat jatuh kemudian pada berdiri, bantu termotivasi agar lulus tepat waktu dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Amanda seraya menambahkan kesan terhadap IKIP PGRI Bali yang terbuka terhadap wawasan, perubahan, inovasi dan patut untuk ditiru.

Berikan Komentar