Seminar UKM KMSPAN – Pemimpin Penentu Organisasi

IKIP PGRI memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Mahasiswa Peduli Aids dan Narkoba (KMSPAN), bertolak dari UKM tersebut, maka IKIP PGRI Bali menggelar seminar sehari di kampus tersebut, baru-baru ini.
Seminar KMPAN dibuka Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum. Hadir pada kesempatan itu Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, Dr. IGB Arthanegara, SH., M.Pd., MH serta sejumlah pejabat dan mahasiswa di lingkungan IKIP PGRI Bali.
Pada seminar itu Suarta mengetengahkan judul makalah, “ Pemimpin dan Kepemimpinan Bali : Persepektif Pendidikan Karakter Berbasis Budaya”. Judul yang disajikan Suarta sangat tepat, karena Bali sejak awal telah diperkuat dengan karakter budaya yang dikenal dengan keramah-tamahannya.
Suata meenyampaikan, pemimpin merupakan factor kritis yang dapat menentukan maju mundurnya organisasi. Apapun bentuk organisasinya, pasti memerlukan seorang pemimpin. Sebaliknya pemimpin tidak aka nada artinya jika tidak ada orang/ sekelompok orang yang dipimpin. Pemimpin atau leadership adalah kegiatannya. Selain itu pendidikan berkarakter berbasis budaya, karena karakter adalah ciri khas yang dimiliki oleh suatu benda atau individ. “Ciri khas tersebut, asli dan mengakar pada kepribadian benda atau individu dan merupakan mesin pendorong bagaimana seseorang bertindak, bersikap, berujar dan merespon sesuatu. Ciri khas ini di ingat oleh orang lain”, tandas Suarta.
Menurut Suarta, strategi dalam pendidikan karakter dapat dilakukan melalui sikap. Sikap tersebut, keteladanan yakni memiliki kontribusi yang sangat besar dalam mendidik karakter. Penanaman disiplin, banyak orang sukses karena menegakkan disiplin. Kurang disiplin dapat melemahkan motivasi. Selain itu, juga pembiasaan yakni terbentuknya karakter memerlukan proses yang lama dan terus menerus. Oleh karena itu, tambah Suarta, sejak dini ditanamkan pendidikan karakter, dan guru serta orang tua harus menjadi teladan, karena anak akan meniru prilaku guru dan orang tua. Selanjunya Suarta menguraikan, seorang pemimpin harus memiliki 4 kecerdasan. Keempat kecerdasan ittu adalah, kecerdasan spiritual yakni berprilaku religious, rajin sembahyang (restu), tatwam asi, trikaya parisuda dan tri hita karana.

(Fajar Bali : 2014)

Berikan Komentar