Peluncuran WiFi di IKIP PGRI Bali

Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Bali mampu sebagai pionir dalam penerapan ilmu dan teknologi (IT) dalam manajemen guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di perguruan tinggi swasta ini.
“Pergurun tinggi lainnya perlu mengikutinya jika ingin meningkatkan kualitas mutu pendidikan,” kata Ketua Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta di wilayah Bali, NTB, dan NTT, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. pada peluncuran WiFi di IKIP PGRI Bali di Denpasar. IT yang sudah ada bisa bermanfaat dengan baik, jika dosen maupun mahasiswa mampu menggunakan secara baik dan tepat guna sehingga benar-benar bisa meningkatkan kualitas pendidikan yang sudah digeluti selama ini.
Para dosen supaya bisa memanfaatkan IT ini dengan baik, maka perlu difasilitasi oleh manajemen dengan memberikan perangkat yang diperlukan, walaupun tidak secara gratis, kata Dasi Astawa dihadapan Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum. dan Ketua Yayasannya I Gusti Bagus Arthanegara SH
Dengan adanya fasilitas tersebut maka para dosen tidak ada alasan lagi untuk tidak memberikan tugas atau pelajaran kepada mahasiswanya, karena mahasiswanya bisa menghubungi dosennya dimana dan kapan saja melalui sarana canggih tersebut.
Dasi Astawa mengatakan, dosen harus mampu memberikan pelayanan kepada mahasiswanya dan tidak ada lagi alasan untuk tidak bisa dihubunginya, asalkan memiliki kemauan dan keberanian untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Dihadapan para dosen dan mahasiswa IKIP PGRI Bali, Dasi Astawa juga memaparkan secara panjang lebar keberhasilan Singapura yang wilayahnya jauh lebih sepit dari Indonesia, maupun mencapai kemajuan berkat penguasaan dan pemanfaatan IT dalam meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta pada kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya bekerja ssama dengan Yayasan, tetap berupaya meningkatkan prasarana dan ssarana yang adaa dengan harapan menghasilkan lulusan calon pendidik di daerah ini yang berkualitas.
Dengan dimulainya penerapan WiFi di Kampus ini dan dapat dimanfaatkan oleh para dosen dan mahassiswanya akan mampu menguasai lebih luas dan tentu menghasikan sarjana-ssarjana yang lebih bermutu, harapnya.

(Pos Bali ; 2015)

Berikan Komentar