Ni Nyoman Kerni _ Target Emas di Jatim Terbuka

Dara yang satu ini suadah tidak asing lagi bagi pecinta olahraga atletik di Denpasar dan Bali. Pasalnya, alumni IKIP PGRI Bali ini mengukur banyak prestasi di lintasan lari pada cabang olahraga adu cepat tersebut. Dialah Ni Nyoman Kerni yang tengah mempersiapkan diri mengikuti kejuaraan Jatim Terbuka yang bakal berlangsung di Lapangan Universitas Negeri Surabaya (UNS), 24-26 April nanti.
Kerni bakal turun pada nomor 200 meter putri di Surabaya. Demi mendapatkan hasil maksimal, dia rutin melakukan latihan pagi dan sore, “Saya baru dua pecan mengikuti latihan bersama kawan-kawan karena cedera. Mudah –mudahan saya mampu meraih hasil terbaik bagi Denpasar dan Bali.” Ungkapnya di sela-sela latihan di Stadion Ngurah Rai
Gadis Kelahiran Denpasar 14 Januari 1989 ini mengharapkan tidak mendapat masalah selama persiapan dan menjelang pertandingan, sehingga bisa focus mengikuti kejuaraan, “Saya harap kondisi saya benar-benar fi, sehingga bisa berkonsentrasi penuh di lintasan,
Lawan yang diwaspadainya adalah atlet tuan rumah Jawa Timur yang selama ini merajai atlet nassional. Apalagi, pada Jatim Terbuka sebelumnya, mereka keluar sebagia juara umum. Untuk itu, Kerni bakal mengerahkan seluruh kemampuan saat lomba agar bisa meraih hasil yang diinginkan.
Kerni mengawali karier saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Kejuaraan pertama yang diikutinya adalah Porjar 2000 dengan hasil meraih mendali perunggu. Prestasi gemilang di torehnya pada Proprov Bali 2005 di Buleleng lewat sumbangan tiga medali emas dan satu perak untuk kontingen Denpasar, Namun, pada kejurnas Junior di Jakarta, dia hanya mampu finis di posisi ke enam.
Pada Proprov Bali 2009 di Bandung, Kerni kembali Berjaya dengan merenut dua emas dan dua perak. Prestasinya makin melejit kala mendulang empat emas pada Proprov Bali 2011 di Jembrana. Setelah mendapat perunggu dalam pecan olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN 2012 di Laos, dia mengenggam empat emas pada Proprov Bali 2013 di Denpasar dan membawa pulang perunggu dari SEA Games 2013 di Myanmar.

(Figur;2014)

Berikan Komentar