Maksimalkan Potensi Mahasiswa ke Arah Bisnis IKIP PGRI Bali Perkenalkan IBT

IMG_5028_crop_700x460

IKIP PGRI Bali laksanakan program baru, yakni gebrakan program inovatif bernama Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) yang melibatkan seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Menurut Dr. Made Suarta, Rektor IKIP PGRI Bali menjelaskan bahwa IBT ini adalah bisnis dalam jaringan atau online. Dan salah satunya yang ada di dalam IBT adalah UKM Tata Rias.

“Di IKIP PGRI ada tata rias yang siap melayani masyarakat. Dan jika ada yang membutuhkan jasa tata rias, bisa dipesan secara online,” jelas Rektor saat meninjau ujian UKM Tata Rias. Kamis, 19 Januari 2017.

Kedepan pihaknya berencana mengundang pakar tata rias nasional yang memiliki skill bertaraf internasional sebagai pelatih untuk meningkatkan kualitas mahasiswanya sekaligus ajang promosi.

Selain tata rias, dikatakan Rektor, di kampus ini juga terdapat berbagai aktifitas seni, seperti; Calonarang, Arja, tari-tarian, seka gong yang bisa dipesan via website.

“Masyarakat tidak perlu lagi datang untuk mencari tari penyambutan, seka gong ataupun yang lainnya, hanya cukup klik apa yang diinginkan dan mahasiswa kami siap melayani apa yang dibutuhkan masyarakat,” terangnya.

Terkait tarif untuk jasa yang merupakan terobosan baru mahasiswa IKIP PGRI Bali di tahun 2017 yang inovatif dan dilakukan dengan ulet ini, dijelaskannya, harga tentunya akan lebih terjangkau namun tentunya dengan kualitas yang bersaing.

“Prospek tata rias sendiri sangat bagus, pasalnya semua masyarakat menyukainya, apalagi pertumbuhan penduduk di Kota Denpasar yang semakin pesat. Tidak hanya sampai disitu saja, Bali yang menjadi tujuan wisata internasional, ini peluang untuk bisnis tata rias sangat terbuka lebar. Apalagi Bali sekarang diserbu wisatawan mancanegara sebagai tempat pra wedding,” akhir Rektor.

Berikan Komentar