Kunjungan Universitas PGRI Yogyakarta ke IKIP PGRI Bali, Diskusi dan Terobosan Pelajaran Matematika

Upyikip

Matematika kini bukan menjadi momok yang menakutkan, akan tetapi menjadi prospek yang sangat bagus karena lulusan dari jurusan ilmu pasti ini tidak ada lagi yang menganggur setelah di wisuda.

Hal tersebut ditegaskan oleh Dr. Made Suarta, SH., M.Hum., Rektor IKIP PGRI Bali setelah menerima 122 mahasiswa dari rombongan jurusan Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta(UPY), di auditorium Redha Gunawan IKIP PGRI Bali. Kamis, 23/02/2017.

“Sekarang masyarakat, siswa, mahasiswa tidak lagi takut dengan mata pelajaran matematika, karena selain menjadi salah satu mata pelajaran yang di UN kan, lulusan dari jurusan ini banyak peluang. Salah satu contohnya yakni menjadi guru privat atau membuka les,” ungkapnya.

Persepsi masyarakat yang berubah terhadap matematika ini, dikatakan Rektor, bisa dilihat dari minat masyarakat yang melanjutkan ke jurusan ini dari tahun ke tahun stabil.

“Jurusan Matematika peminatnya berada di rangking ke II setelah Olahraga. Dua sampai tiga kelas setiap tahun peminat jurusan ini,” paparnya.

Prof. Dr. H. Buchory, MS., M.Pd., Universitas PGRI Yogyakarta menyampaikan bahwa kunjungan ke IKIP PGRI Bali untuk melakukan studi banding tentang bagaimana cara mempersiapkan calon guru yang bagus khususnya bagi mahasiswa jurusan matematika.

“Kita mencari terobosan dengan diskusi bersama, bagaimana kedepan pelajaran matematika menjadi hal yang menyenangkan sehingga siswa tidak menjadi “takut”. Jadi kalau belajarnya senang, cara mengajarinya bagus maka pemahamannya juga akan lebih mudah,” terangnya.

Sedangkan terkait tanggapan kunjungannya tersebut, Rektor UPY ini tidak menduga IKIP PGRI Bali menyambut kedatangan rombongan ini sangat luar biasa dan diluar dugaannya.

Pasalnya, kunjungan yang hanya satu prodi ini disambut oleh seluruh keluarga besar kampus, mulai dari Ketua Yayasan, Rektor, Dekan, Parodi, serta jajaran, pejabat struktural dan ini adalah hal yang luar biasa bagi pihak UPY.

“Kunjungan kami hanya sebagai kecil akan tetapi disambut luar biasa. Ini adalah bukti bahwa ikatan kami sangat tinggi, dekat dan erat,” akhir Rektor.

Sementara Ketua YPLP IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara, menyambut baik kunjungan tersebut dan ini merupakan sebuah kehormatan bagi pihaknya.

“Kunjungan ini membuktikan kedekatan antar lembaga baik itu dengan pimpinan hingga kalangan mahasiswa,” kata Ketua Yayasan.

Kerjasama ini dikatakan Arthanegara akan terus terjalin dan pihaknya pun berencana akan mengunjungi UPY. Dimana kunjungan IKIP PGRI Bali merupakan agenda tahunan yang tidak hanya untuk studi banding saja, melainkan juga melihat bidang kekayaan Nusantara yang sangat luar biasa dengan mengunjungi berbagai obyek wisata di tanah Jawa sehingga mahasiswa menjadi mengenal dan bangga dengan kekayaan Indonesia Hebat.

Berikan Komentar