IKIP PGRI Bali Maknai Saraswati Lewat Lomba

IKIP PGRI Bali Maknai Saraswati Lewat Lomba

Terkait dengan program kerja bidang IV Kesejahteraan Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IKIP PGRI Bali melaksanakan lomba membuat gebogan, sate lilit dan sayur pelecing, sebelum perayaan hari raya Saraswati, Sabtu (19/8). “Pada saat lomba membuat gebogan, sate lilit dan sayur pelecing mengambil tema melalui hari raya Saraswati kita kukuhkan rasa kepercayaan, kebersamaan dan kreatifitas mahasiswa dalam pelaksanaan Tri Hita Karana,”ujar Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta,S.H., M.Hum.

Dikatakan, peserta melibatkan perwakilan setiap semester di masing-masing fakultas yang ada di IKIP PGRI Bali untuk memperebutkan piala bergilir Rektor, sertifikat dan uang pembinaan. “Pada saat lomba masing-masing fakultas melibatkan sebanyak 5 orang mahasiswa. Peserta lomba sudah menyiapkan bahan dari rumah yang selanjutnya diolah pada saat lomba,” terangnya. Selanjutnya, pada saat hari raya Saraswati setelah dilaksanakan persembahyangan bersama dengan melibatkan seluruh Civitas Akademika IKIP PGRI Bali langsung diumumkan para juara lomba. “Untuk lomba membuat gebogan juara I diraih mahasiswa FPBS, Juara II diraih mahasiswa FPIPS dan juara III diraih mahasiswa FPMIPA,”ucapnya. Untuk juara membuat sate lilit dan sayur pelecing juara I diraih mahasiswa FPIPS, juara II diraih mahasiswa FIP dan juara III diraih mahasiswa FPBS. Sedangkan yang meraih piala bergilir Rektor pada saat lomba sate lilit dan sayur pelecing diraih oleh mahasiswa FPIPS.

Ketua Yayasan IKIP PGRI Bali, Drs. I Gusti Bagus Artanegara,S.H., M.H., M.Pd. menjelasakan, lomba membuat gebogan, sate lilit dan sayur mayur sebelum hari raya Saraswati sudah menjadi ciri khas lomba tahunan, sebab dari lomba ini akan mampu melahirkan rasa kebersamaan dan rasa kegotong-royongan antar mahasiswa. “Selain itu, dari lomba ini juga akan mampu membangun yang namanya pendidikan karakter,”jelasnya.

Berikan Komentar