Di Gelar IKIP PGRI Bali – Peserta Seminar Internasional Character Building Membeludak

Seminar Internasional Character building yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IKIP PGRI Bali, sebelumnya ditargetkan 1000 peserta, ternyata melampaui target, sehingga pesertanya membeludak. Diperkirakan padatnya peserta seminar internasional, selain pembicara dari dunia internasional, juga karakter bagian dari pintu gerbang untuk semakin mempererat persatuan dan kesatuan ke depan.
Seminar character building yang dibuka Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. di Hotel Nikki, terinspirasi karena semangat IKIP PGRI Bali sangat peduli terhadap mencetak guru yang berkarakter. Membeludaknya peserta seminar, merupakan sejarah baru yang mengejutkan bagi IKIP PGRI Bali dalam dunia pendidikan karakter.
Karena Suarta selalu mengingatkan, orang yang baik bukan karena harta bendanya. Tetapinya perilakunya dalam pergaulan. Seminar internasional menyambut Dies natalis ke-31 ini, juga dihadiri Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.Pd., M.H. seminar ini menghadirkan pembicara yang mengagumkan. Pembicara pada seminar tersebut, His Hollies Atmanivedana Svami Maharaja, dengan judul makalah “Education of Character Building London”.
Pembicara lainnya, Aries Totle Motii Nandy, M.ed., dengan judul makalah, “Pakar Pendidikan Singapura”. Sedangkan Dr. Made Wardana, Sp.KK(K)., dengan judul “Hipno Learning”. Sementara sub tema yang diusung, implementation of education to improve the character building and personal competence as educators and learners. Pada pembukaan seminar Internasional character building Suarta mengatakan, dengan digelarnya seminar ini, yaysan telah ikut meningkatkan kualitas Indonesia.
Selain diikuti peserta dari beberapa penguruan tinggi, seminar ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa semester 8 yang akan mengikuti wisuda Agustus mendatang. Saat mendaftarkan diri sebagai calon wisudawan, sertifikat seminar internasional character building harus diberikan kepada panitia pendaftaran. Suarta menguraikan, seminar pembangunan karakter penting, karena sebagai guru yang digugu dan ditiru. Hal ini tidaak bisa dipisahkan IKIP PGRI Bali. Sasarannya Spiritual Quality (SQ), Emotional Quality (EQ), dan Intelectual Quality (IQ).
Suarta mengakui, seminar ini dijadikan kalender tetap akademik ke depan. Suata juga mengingatkan, gunakan bahasa yang baik, karena kalau salah akan menjadi petaka. Untuk itu didasari diri dengan agama, etika dan moral, karena karakter adalah khas pada diri sendiri (learing to be) untuk jati diri. Oleh karenanya dimana pun berada, harus mengacu pada diri sendiri, mengingat banyaknya kompetitor.
Seminar ini bekerjasama dengan Yayasan Bhaktivedanta The Secret of Character Building. Oleh karenanya Suarta mengharapkan, kedepan kerjasama yayasan dengan IKIP PGRI Bali dapat ditingkatkan, karena pendidikan karakter tidak bisa ditawar, mengingat degradasi moral telah melanda, tandas Suarta.

(Fajar Bali ; 2014)

Berikan Komentar