BEM IKIP PGRI Bali Dilantik- Rektor : Jangan Takut Dikoreksi


Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. mengatakan, sejarah akan menctat dengan tinta emas, oleh karenanya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) jangan khawatir asalkan apa yang dilakukan, dan dilaksanakan berdasarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Selain itu BEM dalam beraktifitas jangan takut di koreksi tetapi tanamlah pohon agar kelak memetik buahnya. Untuk itu gunakan spirit jika ingin menjadi yang terbaik.
Suata menyampaikan keterangan itu, pada prosesi pelantikan BEM yang baru IKIP PGRI, di Gedung Redha Gunawan. Setelah dilantik, BEM harus mengkoordinir aktivitas. Oleh karenanya jangan menjadi penyebab kemunduran, tetapi jadilah penyebab kemajuan.
Hadir pada pelantikan tersebut, Ketua YPLP PT PGRI Bali, Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.Pd., M.H. juga Sekertaris, I Gst Ngurah Oka , S.H. Pembina, Drs. Dewa Putu Tengah, serta sejumlah pembantu rector, dekan dan dosen.
BEM yang baru akan melaksanakan tugas untuk periode tahun 2014-2015, dengan 35 anggota yang dipimpin Ketua Umum BEM, Kadek Pande Yulia Sanjaya. Wakil Ketua, I Kadek Bangit Mulyarsa, Sekertaris Umum, I Gst Ayu Made Tria Setiari. Wakil Sekertaris Umum, I Dewa Ayu Dewi Parwita. Bendahara Umum, Luh Putu Krisna Yunita Dewi. Ketua Komisi A, Ni Putu Ayu Krisnadewi.
BEM akan menangani 13 UKM di IKIP PGRI Bali. Sejumlah UKM tersebut, UKM tari, UKM tabuh, UKM arja, UKMpesantrian, UKM paduan suara, UKM MC, UKM Pramuka, UKM basket, UKM tenis meja, UKM silat, UKM futsal, UKM Unit Kegiatan Mahasiswa(KIM), UKM Kelompok Mahasiswa Peduli Aids dan Narkoba (KMPAN). Menurut Suata, BEM jangan pernah berhenti untuk belajar secara formal, dan banyak belajar berorganisasi dan meningkatkan kualitas. Berbuat adalah resiko, apa lagi tidak berbuat, maka akan semakin beresiko.

(Fajar Bali ; 2014)

Berikan Komentar